My Review - The Evil Within



Game ini merupakan karya terbaru dari pembuat game Resident Evil Shinji Mikami dengan mengutamakan elemen horror yang khas serta elemen survival membuat game pertama dari developer Tango Gamework dan publisher Bethesda demikian dikagumi oleh para gamer yang antusias, game bersetting dimana detektif Sebastian Castellamos dan bersama rekan2nya Joseph, Kidman, dan Connelly menginvestigasi sebuah RSJ atas adanya laporan terjadi pembunuhan masal para penghuni RSJ termasuk para petugas kepolisian yang bertugas sebelum mereka datang. Tanpa diduga Seb dan kawan2 harus terjebak didalam sebuah dunia yang tercipta secara mencekam dan mereka harus bisa keluar dari sana bagaimanapun caranya bahkan bagi Seb sendiri harus berjuang sekuat tenaga menghadapi kenyataan dan tantangan selama permainan.



Gameplay

The Evil Within yang mengusung elemen survival horror ini mengingatkan kembali pada era Resident Evil 4 beberapa tahun silam mengarah lebih ke action dan sudut pandang kamera ketiga, ditambah dengan adanya elemen stealth atau dikenal dengan sneak kill kamu bisa membunuh musuh secara diam- diam. Gameplay yang bisa kamu variasikan dengan beberapa elemen lingkungan sekitar misalnya kamu bisa mengalihkan perhatian musuh menuju arah jebakan yang sudah aktif atau bisa menembak musuh langsung atau tinggal lari saja menghindari musuh, itu pilihan kamu selama bermain. Jika suka bermain petak umpet menhindari musuh juga ada beberapa objek seperti lemari atau kolong tempat tidur untuk bersembunyi sementara waktu karena pada beberapa tingkat kesulitan tertentu selalu ada indicator mata jika komputer mendeteksi keberadaan kamu.



Senjata akan sering kamu temui sepanjang level permainan, mulai dari handgun sampai rocket launcher , senjata2 tersebut akan terbawa jika kamu maen mode new game+. Hanya saja dibikin menantang adalah sumber dan jumlah peluru yang terbatas bahkan jika kamu main ditingkat kesulitan paling rendah sekalipun tetep merasa sumbernya terbatas, semakin sulit tingkat permainan maka sumber dan letak keberadaan peluru juga terbatas. Ada salah satu senjata yang sejenis crossbow, pelurunya bisa dirakit sendiri dengan mengumpulkan item crafting yang juga bisa kamu jadikan senjata termasuk jenisnya yang ternyata ada 4 jenis yaitu : explosive, harpoon, shock, dan freeze masing2 mempunyai keunggulan dan efek yang berbeda, misalnya freeze peluru tipe beku akan mengstun dan membekukan musuh selama beberapa detik sebelum mencair, beberapa item bisa kamu kumpulkan dari menjinakkan jebakan dan ranjau, menghancurkan objek misal peti atau guci, dan cari tinggal dipojokan level juga terkadang ada.



Ternyata baik senjata, kemampuan, ataupun stok bisa kamu upgrade dengan mengumpulkan gel hijau yang dihasilkan dari membunuh musuh atau bos, mencari dipojokan atau tersembunyi, dan menghancurkan beberapa benda. untuk upgrade kesan pertama akan dibuat agak absurb ketika melihat cermin yang retak kamu akan dibawa ke tempat sejenis RSJ dan disuruh duduk ketempat jenis kursi elektrik mungkin lebih tepatnya kursi upgrade otak , ada 4 jenis upgrade weapon, abilities, stock, agony bolt dengan tingkat dan nilai upgrade yang berbeda pula upgrade ini akan membuat semakin kuat.



Ada satu hal yang cukup unik, ada fitur namanya burn corpse ya lebih gamblangnya bakar mayat , modalnya hanya cari dan ambil item kotak korek api lalu bakar musuh yang tergeletak entah udah mati atau belum, dan efek bakarnya bersifat menjalar kalau terdapat musuh yang tergeletak berjumlah jamak dan berdekatan, hampir semua musuh lemah terhadap api.



Mengenai tingkat kesulitan game ini dihadirkan dalam 4 tingkat : casual, survival, nightmare, dan Akumu. Pada tingkat Akumu player jika diserang musuh tuh ibarat senggol dikit bacok alias senggol dikit mati , varian musuh juga bermacam2 sesuai dengan level apalagi kalau udah mau levelnya berakhir maka beberapa level akan ketemu bos dengan cara mengalahkan yang berbeda2 ada yang lemah dengan api misalnya laura (spidey lady) , the keeper (box headed guardian) dengan masuk jebakan , the sadist musuh bawa gergaji yang ternyata masih bisa distun dan sneak kill, dll. Udah gitu durasi level juga ada yang cukup panjang.



Dari segi cerita mungkin bagi saya sendiri cukup bagus dan nga terduga kadang mikir2 dulu mengenai alurnya dan juga ada beberapa plot yang sempet mikr dan bilang WTF!!! , tidak lupa juga beberapa level dengan berbagai macam trap juga diusung bagus disini terkadang saking panik suka mati kena jebakan. Masalah kecerdasan komputer atau AI agak mirip dengan Resident Evil kadang cukup agresif kadang nga tp masih ada beberapa yang tingkahnya agak bodoh, walaupun ini game lebih mengarah elemen action ternyata masih tidak menduga ada beberapa kejadian yang bikin kamu teriak2 sampe jumpscare .

Graphic

Game yang disetting resolusi native 1080p tetapi aspect rationya adalah bukan 16:9 tetapi 2.35:1 yang sengaja dibuat menyerupai film ala box office, jadi pandangan menjadi kurang luas terdapat black bar di atas dan bawah hanya bagian tengah saja yang keluar gambar. Untuk fps setelah dipatch game ini baru menunjukkan performa yang konsisten dan bagus ketimbang tidak dipatch karena ini game masih belum optimal sehingga fpsnya sering drop dan tidak stabil sebelum dipatch. Pencahayaan game ini agak terlihat berlebihan apalagi pada beberapa lampu misalnya interior lift atau lampu alarm seolah - olah cahaya lampu tersebut terang banget kadang detail di sekitar jadi agak kabur
.


Untuk texture ini diklaim sebagai kelebihan utama texture ditonjolkan sangat baik resolusi kebanyakan resolusi tinggi meski kadang masih suka melihat texture pop up yang keluar lebih lambat, Shading kurang begitu menonjol dan kurang terlihat "next gen" meski saya mengakui tampilan shading disini agak berbeda dibanding game yang lain. Bayangan juga terlihat ada yang kuat dan pekat pada beberapa level tertentu, ada juga yang masih beresolusi medium agak terlihat jaggies sehingga kadang suka lihat beberapa benda yang detailnya menurun karena saking gelap dan tertutupi bayangan, efek post processing seperti motion blur, lens flare, AO, efek darah juga ditampilkan baik. 



Sound

Efek suara horror yang mencekam dan bikin merinding khas banget terkadang bisa bikin menjadi tak terduga, misalnya saja suara bgm yang tenang dan merinding di depan mata seketika muncul zombie yang siap menyerang, beda dengan game horror lain yang musuh muncul suasana musik berubah. Suara voice actor ada yang kurang bener2 menjiwai misalnya Sebastian dan Joseph jadi masih terasa kurang enak dan datar gitu. Efek suara lainnya yang terdengar baik misalnya gigitan zombie, ledakan, pijakan kaki, tetapi tidak untuk senjata yang eksekusinya kurang maksimal.Musik latar classic yang berada pada ruangan kaca tempat pengen upgrade bagus banget dan khas dengan suara yang keluar melalui Gramophone.

Overall game ini ane kasih 
8.5

Terima kasih kepada PSE GAMESHOP yang sudah memberikan sampel game